Bumi, langit berjarak menyatukan bisik lirih gadis "Syauqina" menghadap Tuhannya. Sesekali melirik melalui kolong jendela persinggahan.
"Syau?"
"Kemarilah". Sang Ibu, ibu rizi melambai.
Ibu seorang anak tak kuasa melihat syau menikmati hati malam, lantas wejangan menetapi kesabaran sambil menikmati sedih, syau melirih menenangkan hati memeluk ibu riz. Tatapan hati syau terpancar dari kedua benteng mata yang berusaha menyimpan kesedihannya.
"Mbak?". Panggilan ibu riz dari syau. Siapakah sebenarnya dia mbak?. Betapa teganya ia, meng-amanahkan sesuatu yang ia sendiri pun tak amanah.
Tune Up...!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact